Hosting Gratis

Web Hosting

rss

Minggu, 09 Mei 2010

Ketika Adzan Berkumandang (Bagian 1)

Suatu ketika ada seorang anak pemuda yang gemar mengumandangkan adzan, akan tetapi ada sebuah kejadian dimana anak tersebut merasakan jatuh cinta terhadap lawan jenisnya. Dimana ketika itu dia baru pertama kalinya berjalan berduan dengan seorang cewek, meskipun awalnya dia juga pernah jatuh cinta pada cewek lain. Anggap Tokoh yang Cowok adalah Aizan,Cewek yang Disukai Aizan saat ini Vina, dan cewek yang disukainya dimasa lalunya bernama Andira.

Berawal dari sebuah sms, ketika itu si Aizan tak sengaja SMS ke nomer HP yang diberikan temannya. Tak lama kemudian setelah SMS, HP si Aizan berbunyi dan ternyata dia mendapatkan SmS dari no yang dikasihakan temannya tadi. Hanya selang beberapa hari akhirnya si Aizan tahu kalau yang mempunyai no. tersebut bernama Vina. Awalnya mereka berdua saling bercanda lewat sms samapai suatu ketika si Aizan ingin mengajak ketemuan si Vina. Hanya selang beberapa saat setelah bertemu si Aizan mengunkapkan cintanya ke Vina, dan dengan perasan yang ragu-ragu si vina menjawab cintanya si Aizan karena dia merasa kalau si Aizan ini anaknya baik dan sopan, akan tetapi disisi lainya dia baru saja bertemu dan berkenalan dengan si Aizan.
Dalam selang beberapa bulan Hubungan antara si Aizan dengan Vina begitu kurang akrab karena mereka berdua masih mencintai dan masih terbayang oleh seseorang yang dicintainya dimasa lalu, apalagi si Aizan. Dengan Seringnya mereka bertengkar karena masalah masa lalu mereka, akhirnya hubungan si Aizan dengan si Vina menjadi sedikit lebih kerana si Aizan mempunyai sebuah prinsip "Orang tak akan akrab sebelum menemui masalah dengan temannya".
Hampir 1 tahun mereka berpacaran, namun si Vina belum pernah diajak sama sekali ke rumahnya si Aizan, dan si Vina menilai bahwa si Aizan tak sungguh-sungguh mencintainya. Demi membuktikan itu semua, si Aizan mengundang si Vina untuk hadir di Acara Ultahnya Aizan agar si Vina Bisa bertemu dengan oarng tua si Aizan.
Akhirnya waktu Ultah si Aizan Telah tiba, dan si Vina pun menghadiri acara tersebut karean si Vina ingin sekali bertemu dengan orang tuanya Aizan. "Manusia Hanya bisa berusaha dan berdo'a namun segala sesuatu Allah lah yang menentukannya", ternyata diluar dugaan si Aizan , kedua orang tuanya marah mengetahui kalau dia mempunyai seorang pacar karena orang tuanya merasa kalau Aizan belum waktunya untuk pacaran meski awalnya dia berharap agar orang tuanya merestui hubungan mereka karena orang tua si Vina sudah setuju kalau si Vina pacaran dengan si Aizan meski keduanya masih duduk dibangku SMA.
Setelah acara selesai, si Vina pulang dengan hati yang sedih dan dia meminta Aizan untuk menjauhi dirinya karena dia meresa tidak enak dengan hubungan tanpa restu kedua orang tua. Aizan pun seorang manusia karena apa yang dinginkanya tak tercapai maka dia terus berusaha meyakinkan kedua oarng tuanya namun satu kata pun tak kaluar dari bibir kedua orang tua si Aizan. Dan Akhirnya si Aizan pun jatuh sakit karena terlalu memikirkan hal ini , tetapi dia lupa Kalau " Sesuatu dianggap berat, maka akan terasa ringan jika kita berserah diri pada Allah selain berusaha dan berdo'a". Melihat kondisi anaknya yang seperti itu orang tua Aizan akhirnnya mulai luluh, namun mereka tetap tak memberi izin ke Aizan untuk pacaran bahkan mereka akan memberikan apapun asalkan Aizan tak pacaran. Disisi lain si Aizan pun mulai memikirkan akan masa depannya dan dia juga merasa kasihan kepada kedua orang tuanya, yang mana kedua orang tuanya sudah memberiakan perhatian dan kasih sayang yang tiada batas. . . . . .

0 komentar:


Posting Komentar

Serba Gratis

Daftar Artikel Populer

Media Curhat


ShoutMix chat widget

Daftar Pengunjung Terakhir

Dapatkan Hal-Hal yang Baru